Buka jam 10.00 s/d jam 22.00 Buka Setiap Hari
Dapatkan harga special dari kami dengan cara follow like dan share akun instagram official kami. Untuk anda yang mau datang ke toko kami, bisa langsung menuju ke Ambarrukmo Plaza Lt. LG (Lower Ground) PMA 1 Apple Jogja. Jangan lupa bagikan pengalaman berbelanja anda di toko kami dengan cara swafoto bersama produk yang anda beli dan berikan ulasan terbaik anda di Google Maps.
Beranda » Apple Jogja News » Bagimana Apple Bentengi Keamanan & Privasi Penggunanya?

Bagimana Apple Bentengi Keamanan & Privasi Penggunanya?

Diposting pada 10 February 2020 oleh INN43 | Dilihat: 333 kali

Siapa sih yang tidak mengenal produk Apple? Sepertinya saat ini banyak orang yang menggunakan produk Apple mulai dari iPhone, MacBook, iPad, iPod, atau pun iWatch. Apple memang dikenal memiliki basis pengguna yang sangat loyal dan antusias dengan produk mereka. Ada beberapa orang yang belum memahami dan masih bertanya-tanya mengapa sih mereka memilih produk Apple ? apakah karena desainnya yang ekslusif ? Tampilan interface yang simpel dan mudah digunakan? Sistem operasi yang dioptimalkan? Atau mungkin pengalaman pengguna yang mulus dan awet? Menurut saya, itu semua memang kelebihan dari produk Apple, tetapi ada satu alasan yang jarang disebutkan oleh outlet berita atau dari pengguna Apple itu sendiri padahal hal ini sangatlah penting yaitu mengenai privasi. Dan taukah anda Apple benar benar mempertahankan sikap privasi tanpa kompromi.

kebanyakan dari anda mungkin berpikir “mengapa privasi penting?” apalagi dengan melihat situs media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram, dimana orang tanpa ragu berbagi lebih banyak data mereka ke publik tanpa memikirkan privasi. CEO Facebook Mark Zuckerburg pernah mengatakan “saat ini orang sudah benar-benar merasa nyaman tidak hanya berbagi berbagai jenis informasi pribadi mereka, tetapi mereka juga lebih terbuka dengan lebih banyak orang ” saya pikir itu tidak salah dan tergantung dari bagaimana cara pandang mereka tentang seberapa pentingnya privasi, tiap individu memang dapat memilih untuk mempublikasikan diri mereka sendiri sebanyak yang mereka inginkan. Tetapi perlu dikethaui terkadang begitulah cara data mereka diambil dan disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mungkin beberapa orang berfikiran membagikan alamat email, lokasi kerja, dan minat pribadi ke sosial media agar teman-teman mereka memiliki akses ke informasi itu. Tetapi ada beberapa platform yang justru menjual data data pribadi mereka kepada perusahaan dengan imbalan iklan bertarget. Mereka mengumpulkan sejumlah besar data pada pengguna mereka untuk kemudian dijual kepada pengiklan. Bisnis menjual data pengguna memang sangat menguntungkan dan mungkin sebagian besar dari kita bahkan tidak tahu pelanggaran privasi ini terjadi.

Apple PrivacyBeberapa orang juga ada yang berfikir “mengapa saya harus peduli dengan privasi jika saya tidak menyembunyikan apa pun?” padahal privasi bukan tentang menyembunyikan sesuatu. Privasi adalah tentang memiliki hak untuk menahan informasi dalam keadaan tertentu untuk mencegah penyalahgunaan. Orang-orang yang suka menyimpan informasi data pribadi seperti sosial mereka, nomor keamanan, alamat, dan informasi bank pribadi sebenarnya benar benar rawan dan berbahaya dari pencurian, penipuan, dan penyalahgunaan apabila informasi itu bersifat publik. Dari tahun 1950 hingga 1990, Jerman Timur memiliki apa yang disebut “agen keamanan” yang terdiri dari 90.000 mata-mata dan sekitar 200.000 informan. Badan ini menyimpan catatan terperinci tentang ratusan ribu warga mereka dan menggunakan informasi untuk melecehkan, memeras, dan mendiskreditkan orang-orang yang menentang pemerintahan mereka. Ini semua terjadi sebelum internet ada dan pada saat itu bisa dikatakan informasi yang menyebar masih terbatas. Bandingkan dengan saat ini yang informasi dengan mudah nya tersebar dimana-mana, itu sebabnya sistem pengawasan massal yang terjadi di negara-negara seperti AS sangat luar biasa  berbahaya. Tidak ada yang bisa memprediksi bagaimana informasi ini akan digunakan oleh administrasi di masa depan atau oleh orang asing. beberapa data pribadi Anda bisa digunakan oleh peretas untuk mengakses akun tertentu begitulah cara data digunakan oleh perusahaan.

Apple-Privacy

 

 

 

 

 

Apple telah terbukti menjadi satu-satunya perusahaan teknologi besar di dunia yang tidak hanya menolak untuk menjual data pengguna mereka ke pengiklan, tetapi bersedia untuk berdiri dan berjuang untuk keamanan digital privasi atas nama penggunanya. Tahun lalu Tim Cook menyatakan dukungannya untuk regulasi data Europes dan menyerukan sebuah undang-undang privasi federal yang komprehensif di Amerika Serikat. Mengenai privasi ini bukanlah hal baru bagi Apple. Steve Jobs memiliki keyakinan yang sama ketika ia menjadi CEO . Jadi jelas bahwa Apple menghasilkan keuntungan dari perangkat keras dan layanan daripada iklan, itu menunjukkan betapa komitmen Apple untuk melindungi privasi penggunanya. Apple menggunakan teknik seperti privasi diferensial yang mencegah mereka mengidentifikasi data perangkat tertentu berasal. Dan dengan menggabungkan data anonim ini yang bersumber dari ribuan perangkat, Apple dapat melakukannya. mengenali pola dan perilaku yang mengungkapkan bagaimana orang menggunakan perangkat mereka, semuanya tanpa mengungkapkan pengguna itu sendiri. Privasi adalah kualitasnya yang membedakan mereka paling banyak dari pesaing. Apple adalah salah satu perusahaan pertama yang memasukkan enkripsi disk OS asli dengan FileVault di macOS yang mencegah siapa pun mengakses data di Mac Anda dengan tepat. data pada perangkat untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi seperti istilah pencarian dan navigasi rute seperti di mana posisi anda dan ke mana anda pernah pergi tidak disimpan di server Apple. Dan untuk aplikasi yang melakukan periklanan fitur seperti App Store, Apple News, dan Stocks, akses data anda terbatas di dalam setiap aplikasi masing-masing, anda bahkan dapat mengaktifkan Batasi Pelacakan Iklan di pengaturan perangkat Apple anda untuk berhenti menerima iklan bertarget.

Privacy Apple

Masalah privasi ini tidak terlalu sering dibahas sebelumnya tetapi dalam beberapa tahun terakhir ini mendapatkan lebih banyak perhatian media sejak data pribadi dari berbagai situs media sosial dan perusahaan teknologi telah dipersenjatai dengan cara sangat serius dan Apple tampaknya telah memahami hal ini.Mereka sekarang mempromosikan sikap tentang pentingnya privasi yang sangat umum dengan hal-hal seperti kampanye iklan dan halaman privasi yang diperbarui pada situs web mereka. Apple mencoba untuk meningkatkan tekanan sebanyak mungkin pada perusahaan pengguna privasi.

Apple Product protec privacy artikel

Nah sekarang kita sudah tau kan betapa pentingnya privasi. Alasan inilah yang juga membuat kenapa kita menggunakan produk Apple dan bagaimana Apple bentengi keamanan dan privasi pengguna kita juga tau betapa Apple sangat menjaga privasi penggunanya.

 

Bagikan informasi tentang Bagimana Apple Bentengi Keamanan & Privasi Penggunanya? kepada teman atau kerabat Anda.

Bagimana Apple Bentengi Keamanan & Privasi Penggunanya? | Apple Jogja

Belum ada komentar untuk Bagimana Apple Bentengi Keamanan & Privasi Penggunanya?

Silahkan tulis komentar Anda

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Limited Edition
OFF 3%
QUICK ORDER
MacBook Retina 12″

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Macbook Retina Second Rp 12.500.000 Rp 12.900.000
Ready Stock
Rp 12.500.000 Rp 12.900.000
Ready Stock
QUICK ORDER
iPhone 7 Plus

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

iPhone 7 Plus Rp 4.500.000
Ready Stock / iPhone
Rp 4.500.000
Ready Stock / iPhone
OFF 11%
QUICK ORDER
Lightning to VGA Adapter

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

lightning to vga adapter Rp 400.000 Rp 450.000
Ready Stock
Rp 400.000 Rp 450.000
Ready Stock
SIDEBAR
', 'auto'); ga('send', 'pageview');